Rabu, 21/09/2011 – 19:09
BANDUNG, (PRLM).- Pembangunan restoran di kawasan Babakan Siliwangi yang dikelola PT Esa Gemilang Indah, bisa berdampingan dengan pengembangan hutan kota yang digagas dalam Tunza International Children and Youth Conference on the Environment mendatang. Sinyal positif itu dilontarkan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridahosani, saat mendampingi Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di kawasan Babakan Siliwangi, Selasa (21/9).
Rasio memaparkan, semestinya, fungsi ekologis dan fungsi ekonomi bisa berjalan beriringan tanpa merugikan satu sama lain. “Jadi bisa sinergi antara kepentingan bisnis, lingkungan, dan sosial. Itu bisa diimplementasikan melalui pembangunan berkelanjutan. Jika hutan asri, maka tamu-tamu restoran pun bisa menikmati keindahannya. Itu nilai tambahnya. Tidak hanya datang dan makan,” ujarnya.
Sementara itu, Meneg LH Gusti Muhammad Hatta membeberkan, sesuai aturan, ruang terbuka hijau di suatu daerah, harus mencapai 30 persen dari total wilayah daerah tersebut. Karena itu, Gusti sangat mendukung penyelenggaraan Tunza Internasional yang satu agenda utamanya ialah pengembangan hutan kota di Baksil.
“Apalagi ini digagas anak muda. Mereka adalah generasi pewaris lingkungan kita untuk masa depan. Mereka harus bisa menyuarakan masukannya sehingga nantinya para peserta konferensi di Brazil bisa memetakan pembangunan yang berkelanjutan dengan lebih baik. Dan saya harap, konferensi itu menghasilkan deklarasi yang akan jadi masukan untuk kegiatan United Nations Conference on Sustainable Development Rio+20 di Brazil, tahun mendatang,” ujarnya.
Saat ini, ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Bandung masih kurang dari 20 persen. Dengan luas 16.729 hektare dan dihuni sedikitnya 2,6 juta jiwa, seharusnya Pemerintah Kota Bandung memperhatikan dan menambah jumlah ruang terbuka hijau sehingga bisa mencakup 30 persen dari luas kota sesuai dengan peraturan daerah tentang tata ruang dan tata wilayah.
Kawasan hutan Babakan Siliwangi Bandung yang bakal dideklarasikan sebagai Hutan Kota Dunia dalam acara Tunza International Children and Youth Conference On the Environment 2011 tanggal 27 September–1 Oktober 2011. Deklarasi yang akan dibacakan sekitar 1.000 anak-anak dari sekitar 150 negara saat Konferensi Tunza itu diharapkan bisa menyelamatkan kawasan hijau di tengah Kota Bandung.
Deklarasi Babakan Siliwangi sebagai hutan kota dunia digelar pada hari pertama konferensi, 27 September 2011. Deklarasi itu akan dihadiri Wakil Presiden Boediono, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, serta Walikota Bandung Dada Rosada. Rencananya bakal hadir juga sejumlah figur publik internasional seperti pemain sepakbola Samuel Eto’o, pemain film Jackie Chan, fotografer Yan Athur Bertrand, dan petenis Maria Sharapova. (A-128/das)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat
