Feeds:
Posts
Comments

Archive for June 5th, 2013

Ahli geografi dan penjelajah Cekungan Bandung T. Bachtiar mengimbau segenap warga Bandung untuk menanami Lebak Siliwangi dengan pepohonan langka yang terabadikan dalam nama tempat di Tatar Sunda. Pepohonan itu adalah kopo, bihbul, loa, ganitri, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, katanya, hutan kota di lembah dekat kali Cikapundung itu dapat berfungsi sebagai arboretum atau kebun botani.

Imbauan itu disampaikan Bachtiar dalam ceramahnya di hadapan banyak kalangan yang berkumpul di Babakan Siliwangi, Bandung, Rabu siang (05/06). Ceramahnya merupakan kegiatan utama dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan oleh Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi.

Seusai menyampaikan ceramah seputar pentingnya Bandung memelihara lingkungan hijau terbuka, Bachtiar mengajak hadirin berjalan-jalan menyusuri kawasan hutan kota itu. Dalam ekskursi ini, dia ditemani oleh Djuandi Gandhi, kurator herbarium dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Herbarian senior itu memperkenalkan sosok pepohonan yang tumbuh di Babakan Siliwangi seperti kareumbi, rasamala, daun kahitutan, jotang, hoe, bintaro, dan berbagai tanaman lainnya.

Puluhan orang, sebagian besar kaum muda, berjalan-jalan menyusuri Babakan Siliwangi seraya menyimak penjelasan terperinci dari Djuandi layaknya mengikuti kuliah terbuka. Ekskursi yang menarik hati ini dimulai dari sekitar pohon beringin di tepi kali Cikapundung hingga ke tepian hutan kota di bawah Jalan Tamansari.

Kegiatan warga Bandung ini juga diisi dengan prosesi seni tradisi bersama seniman Mas Nanu Muda dan kawan-kawan, pertunjukan tokoh wayang Cepot oleh seniman sarat bakat Asep Berlian, pertunjukan wayang singkat oleh Ki Dalang Opik Sunandar Sunarya, performance art oleh Agung Jek dan kawan-kawan, serta pembacaan puisi Sunda oleh penyair Chye Retty Isnendes.***

Read Full Post »