Feeds:
Posts
Comments

Archive for June 20th, 2013

Menyusul pernyataan Walikota Dada Rosada baru-baru ini yang menyetujui tuntutan warga untuk membatalkan izin pembangunan restoran di Babakan Siliwangi, sejumlah tokoh masyarakat bertatap muka dengan anggota DPRD Kota Bandung, Rabu pagi (14/6), di Balai Kota Bandung. Mereka mendesak Dewan untuk mengupayakan agar penyataan walikota itu benar-benar terlaksana.

Dalam pertemuan itu warga mendesak DPRD Kota Bandung untuk segera mengupayakan agar pemerintah kota benar-benar membatalkan izin mendirikan bangunan (IMB) di hutan kota Babakan Siliwangi yang telah diberikan kepada perusahaan swasta PT Esa Gemilang Indah (EGI). Desakan itu disertai pernyataan tertulis yang antara lain berisi argumen dari aspek lingkungan, budaya, dan hukum.

Dipimpin oleh Didi Turmudzi dari Paguyuban Pasundan, rombongan warga itu antara lain terdiri atas veteran Solihin GP, pengacara Dindin Maolani, seniman Tisna Sanjaya, Darmawan “Acil Bimbo” Hardjakusumah, Aat Soeratin, aktivis lingkungan Dedi Kurniadi, pengusaha Nanang Ma’soem, politisi Deddy Djamaludin Malik, Memet Hamdan, Herman Ayub, dll.

Pertemuan di ruang sidang DPRD Kota Bandung itu dipimpin Haru Suandharu, Ketua Komisi A. Ia didampingi antara lain oleh Wakil Ketua Komisi C. Hadir pula beberapa pejabat dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandung.

Dalam tanggapannya atas aspirasi warga, Haru Suandharu antara lain menyatakan, DPRD Bandung sependirian dengan warga yang menghendaki agar hutan kota Babakan Siliwangi tidak beralih fungsi menjadi tempat usaha swasta. Dikatakan, Komisi A DPRD Kota Bandung pada 11 Juni lalu mengajukan rekomendasi kepada pemimpin Dewan agar menindaklanjuti tuntutan warga Bandung yang menghendaki agar IMB kepada PT EGI dibatalkan dengan kelestarian ruang terbuka hijau.***

Advertisements

Read Full Post »